10 Reduced Inequalities13 Climate Action15 Life and LandUpdate Infomasi
Inovasi Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKN UNISA Yogyakarta Latih Warga Nogosari 1 Buat Totebag Ecoprint Bernilai Ekonomi

by | Nov 6, 2025 | 10 Reduced Inequalities, 13 Climate Action, 15 Life and Land, Update Infomasi

Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja Tengah Tahun (RKTT) pada Senin-Selasa, 23–25 Februari 2026, bertempat di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung Siti Moendjijah. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat struktural universitas sebagai bagian dari upaya evaluasi dan penguatan capaian kinerja institusi pada semester berjalan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan Rektor. Dalam arahannya, Dr. Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat, menyampaikan bahwa RKTT merupakan bagian dari program percepatan Fase II sebagai wujud komitmen institusi dalam memastikan setiap program, kegiatan, dan penganggaran berjalan selaras serta terintegrasi dengan tujuan strategis UNISA Yogyakarta. Rektor menekankan pentingnya kesungguhan dan fokus seluruh pimpinan serta unit kerja selama dua hari pelaksanaan kegiatan untuk secara intensif merumuskan program-progran akselerasi sebagai langkah strategis menyongsong Tahun Akademik 2026/2027. Lebih lanjut, Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar unit kerja agar setiap program tidak berjalan secara parsial, melainkan saling menguatkan dalam mencapai target kinerja institusi secara optimal dan berkelanjutan.

Memasuki agenda inti, pada hari pertama dilaksanakan presentasi program kerja tengah tahun yang berfokus pada progres capaian IKU dan IKT serta diskusi pengembangan program oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora (FEIHUM), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Fakultas Kedokteran (FK). Masing-masing fakultas memaparkan capaian kinerja, tantangan yang dihadapi, serta strategi percepatan program untuk semester berikutnya. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan berbagai masukan strategis dari pimpinan universitas dan peserta rapat.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi program tengah tahun dan diskusi pengembangan program oleh unit kerja di bawah koordinasi Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, dan bidang Techno Structure. Setiap unit kerja memaparkan capaian program sesuai bidang masing-masing secara sistematis dan terukur, disertai evaluasi terhadap tantangan yang dihadapi serta strategi perbaikan untuk semester berikutnya. Forum ini berlangsung interaktif, dengan adanya masukan, klarifikasi, dan penguatan arah kebijakan dari para pimpinan guna memastikan seluruh program berjalan selaras dengan visi dan target institusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih solid antarunit serta peningkatan efektivitas kinerja demi mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan.

Sebagai tindak lanjut dari seluruh rangkaian pembahasan, forum merumuskan Rencana Tindak Lanjut Rapat Kerja Tengah Tahun (RTL RKTT) sebagai komitmen bersama dalam memastikan implementasi program berjalan efektif dan terukur. Kegiatan ditutup secara resmi dengan sesi penutup dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pimpinan dalam memajukan universitas. Melalui penyelenggaraan RKTT ini, universitas meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola, serta mendorong sinergi antarunit dalam mencapai target strategis institusi.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menghadirkan program pemberdayaan kreatif di Dusun Nogosari 1, Sleman. Melalui program bertajuk “Pelatihan Ecoprint di Totebag Kanvas”, para mahasiswa ini bertujuan memberdayakan warga dengan keterampilan baru yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Inisiatif ini dirancang untuk memanfaatkan potensi alam yang melimpah di sekitar lingkungan warga. Ecoprint, sebuah teknik mencetak motif dan warna menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga, dipilih karena prosesnya yang 100% ramah lingkungan dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya.

Selama pelatihan, warga, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, diajarkan seluruh proses dari awal hingga akhir. Para mahasiswa membimbing peserta mulai dari cara memilih daun yang tepat, menata motif di atas totebag kanvas, hingga teknik pounding (memukul) agar pigmen warna daun tercetak sempurna pada kain.

Warga juga diajarkan teknik fiksasi atau penguncian warna menggunakan bahan alami seperti tawas. Proses ini sangat penting untuk memastikan motif yang dihasilkan tidak mudah luntur dan warnanya lebih tajam, sehingga produk akhir memiliki kualitas yang baik dan siap jual.

Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi. Pelatihan ecoprint ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka wawasan warga Nogosari 1 mengenai peluang usaha kreatif yang berkelanjutan, mengubah bahan-bahan sederhana di pekarangan menjadi produk kerajinan bernilai tinggi.

Baca lainnya

BPP UNISA Yogyakarta Fasilitasi Studi Banding Tata Kelola Perguruan Tinggi

17 Partnerships for The Goals4 Quality EducationUpdate Infomasi
BPP UNISA Yogyakarta Fasilitasi Studi Banding Tata Kelola Perguruan Tinggi

Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menerima kunjungan studi banding dari UNIMUDA Sorong pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat II Fakultas Kedokteran lantai 1 Gedung Siti Bariyah, pukul 09.00...